Tampilkan postingan dengan label Solusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Solusi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Maret 2010

Belajarlah Sama Kucing

Pada akhir Nopember 2009 lalu, Seorang bernama Budi adalah seorang suami yang penuh perhatian terhadap sang istri, Kebetulan Istri-nya senang memelihara kucing.
Budi pada dasarnya tidak menyukai kucing. Ia semakin benci ketika istrinya memelihara seekor kucing. Budi merasa istrinya jadi lebih perhatian pada kucingnya daripada dirinya.

Suatu hari Budi memutuskan untuk membuang kucing tersebut secara diam-diam. Ketika istrinya sedang mandi, ia pamit pergi keluar sebentar dan dibawanya si kucing.

Ketika Budi bermobil sekitar 10 km dari rumah, ia pun membuang kucing
tersebut. Anehnya ketika ia sampai di rumah, si kucing sudah ada di sana. Budi heran campur berang.

Sore harinya ia pergi lagi.
Kali ini si kucing dibuangnya lebih jauh lagi. Namun tetap saja, sesampainya di rumah, kucing istrinya tersebut telah ber ada di sana. Budi berusaha membuangnya lebih jauh lagi, lebih jauh lagi, tapi tetap Saja si kucing kembali ke rumah mendahului dirinya.

Suatu hari ia tidak saja membawa si kucing pergi jauh, tapi juga berputar-putar dulu. Budi belok kanan, belok kiri, belok kanan,belok kanan lagi, berputar-putar sebelum akhirnya membuang kucing yang dibawanya.

Beberapa jam kemudian ia menelepon istrinya.
"Tik, kucingmu ada di rumah?" tanya Budi.
"Ada, kenapa? Tumben nanya si Manis segala," jawab istrinya agak
heran.
"Panggil dia Tik, aku mau tanya arah pulang. Aku kesasar....!"

SUMBER: milis tetangga

Belajar Mencintai Orang Tak Sempurna

Pilihan Atau Kesempatan

:: kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat. Itulah kesempatan.

:: kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik. Itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.

::Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya. Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

::Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi. Itu adalah pilihan.

::Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu

::Dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.

::Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

::Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan.

::Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.